happy anniversary
Terkadang aku tak pernah menduga waktu berjalan begitu cepat
Terkadang aku merasa belum sepenuhnya sadar akan mimpi panjangku
Terkadang aku masih sayub-sayub untuk melihat ke depan
Yang ada aku hanya berani meraba-raba
Apakah benar cinta itu ada
Apakah benar ketulusan itu lahir dari orang yang ada di hadapanku saat ini
Apakah benar kejujuran hati ada pada kami berdua
3 tahun bukan waktu yang singkat dan sekejab mata
3 tahun merupakan waktu yang panjang untuk hanya sekedar bermain-main
3 tahun adalah sebuah waktu berharga yang pernah kulewati sepanjang hidupku
Aku bersyukur masih dapat merasakan bahwa cinta itu ada
Ya cinta yang menghampiriku 3 tahun yang lalu
Cinta yang datang secara tiba-tiba tetapi berjalan dengan pasti
Harus aku akui banyak rintangan yang telah kualami
Aku sadar bahwa banyak salah dan kekurangan yang telah ku lakukan pada cinta ini
Aku tahu bahwa maaf dan kesempatan itu terus ada
Bagaimana lagi aku harus menggambarkan perasaan ini
Aku hanya dapat mengucap syukur pada Allah yang telah memberi kesempatan emas ini
Aku hanya dapat berdoa supaya ke depannya kami dapat mewujudkan apa yang ingin kami raih
Kesederhanaan dan ketulusan cinta….
Happy Anniversary huny…
I lope u…
to my the best someone
Sebuah anugerah terindah dalam hidupku …
Saat aku lelah di malam sepi
Saat aku jenuh memikirkan perkara hidup
Saat aku bingung untuk memilih apa yang terbaik dalam hidupku
Saat aku sepi sendiri memendam luka yang telah lama menganga
Saat itu ia ada di sisiku
Di hatiku
Di pikiranku
Diperasaan halusku
Seseorang yang tahu bagaimana cara memperlakukanku
Memperlakukan seorang wanita dengan lembut
Menghormati ku dengan segenap hati
Membahagiakanku dengan segenap tenaga
Membuatku senantiasa menggoreskan senyum di pipiku
Perlahan-lahan mengobati luka lama dalam batinku
Mengusik hidupku
Memberikan hidupku dengan kemewahan cintanya yang tak pernah mati
Memberiku sesuatu yang tak ternilai harganya
Memberikan cinta yang tak kenal batas
Aku memuja cintamu
Aku mengagumi kasih sayangmu
Ia punya cinta
Ia punya rasa yang manis
Ia punya apa yang aku tak punya
Ia punya sesuatu yang berharga untuk jiwa ku
Aku akui aku mengagumi dirinya
Aku percaya ia yang terbaik dalam hidupku
Hanya untuk saat ini aku harus terpisahkan olehnya
Oleh cintanya
Terpisah jarak dan waktu
Yang entah sampai kapan akan tersambung kembali
Hanya benang emas milik Tuhanlah yang mampu…
Mampu untuk menyambung keterpisahan kami
Hanya tanganNya lah yang mampu mempersatukan
Setiap jari jemari kami yang terpisah
Aku berharap
Dengan hati yang terus menunggu
Bahwa sebuah keajaiban
Akan ada pada cinta kami
Satu hal yang harus aku akui kembali
Aku bersyukur atas kesempatan ini
Kesempatan untuk mencintainya
Kesempatan untuk mendampinginya
Dengan segala tulusku
Thanks my love…
I always love u …
Sesuatu yang terbuang
yang tidak sama sekali ingin kulihat
kau tahu apa yang kulihat??
sesuatu yang kotor dan tidak berharga dimatamu
tapi tidak dimataku
baru kusadari ada suatu pesan yang tertinggal
untuk suatu kenangan buruk
derita yang tidak semua orang tahu
tidak semua orang dapat rasakan
apa derita itu …
hanya alat lah dia
hanya pemuas lah dia
ya setelah kau
hai para penikmat nafsu
mendengarkan desahan nafas lelahnya
mencicipi air surgawi kotormu
menahan perih yang luar biasa
apa kau pikir senyum nakal itu tulus dari bibirnya??
apa wajah yang dioles itu diserahkan untukmu??
kaumku itu hanya punya sesuatu yang tulus
hanya untuk orang-orang yang ia kasihi
bukan memberikan nikmat sesaat pada tubuhnya
disaat itulah ia menangis
disaat ituah ia meneriaki nasibnya
disaat itulah ia merindukan orang yang ia kasihi
dia atau kau yang menikmati tubuhnya??
apa yang ia korbankan
dan apa yang ia harapkan selanjutnya
tapi bukan berarti ia tak berharga
ia punya alasan akan perbuatannya itu
dan ia sudah melakukan perhitungan dosa dengan Tuhan-NYa
bagi apa yang telah ia korbankan
bagi kehidupan orang yang ia cintai
hai penkmat nafsu
seburuk apa pun yang kau lakukan
sebanyak apa pun dosa yang telah kau buat
kau tetap berharga diamataku
tapi aku bangga padamu
kau tetap bertahan untuk tetap tersenyum
tapi aku mampu melihatmu dan menghargaimu
dari sudut pandang mataku yang lain
kau berharga
hanya itu nasib yang harus segera kau ubah
kaum yang dianggap sampah oleh kebanyakan orang
tapi hargailah jirih payahmu
dan segeralah berubah tuk mengatur hari depanmu kelak
aku bangga padamu dan kuberterim kasih
akan sebuah pelajar hidup…
Siapa Dirinya
(sebuah harapan untuk sahabat kecilku)
ada satu hal yang terlintas dalam pikirku
pikir yang kuajak untuk mengingat lebih jauh lagi peristiwa itu
ya pristiwa itu….
saat itu ku tahu ada arti dari sentuhan itu
sentuhan yang dingin dan penuh rasa takut
ya gadis kecil kotor, kumuh, dan dekil…
kuperhatikan wajahnya yang kotor itu dan kuterdiam
kutatap mata lelahnya itu dan kumenangis
kubelai rambut kotornya itu dan kubertanya
membisu
dan tidak menjawab pertanyaanku
hampir menetes dari pelupuk matanya
terbesit diwajah mungilnya
sesaat itu pula kuterpana
paras yang tertutup dengan ribuan debu kekerasan
membuatku tersadar dari lamunan jalan pikirnku
sesuatu yang kupunya
sesuatu yang diberi dengan segala ikhlas
sesuatu yang sangat berarti bagi dirinya
sesuatu yang tidak berharga dimata kita
tapi ku tidak bisa beri apa yang ia harapkan
dalam hidup panjangnya…
gadis kecilku
kau mengajariku untuk menghargai sesuatu yang tak berharga
di mataku
Sebuah Harapan Baru
Jadikan hatiku berbelas kasih dan penuh pengertian
Jadikan tanganku terampil, halus dan lembut
Jadikan telingaku rela untuk mendengarkan keluh kesah
Letakkan dibibirku kata-kata yang menghibur
Berikanlah kepadaku kekuatan melayani tanpa pamrih
Buatlah aku mampu memancarkan sinar harapan kepada mereka yang kulayani dengan sepenuh hati...
pernah gak kita berpikir
gimana rasanya kalau Tuhan gak beri kita
Udara...
pernah gak kita bayangin
gimana rasanya juga kalau Tuhan gak beri kita
Air...
pernah gak kita melihat
apa yang kita alami kalau kita gak punya
Tanah...
kalau gak da udara kita gak nafas
kalau gak da air kita bakal kehausan
kalau gak da tanah kita bakal mati kelaparan
ah... itu semua jawaban klise dari sudut pandang otak kita
pernah gak kasih jawaban dari sudut pandang perasaan kita
gimana rasanya saat
udara kita cemari dengan polusi
air kita buang-" percuma&kita buang limbah sembarangan
tanah kita rusak dengan merusak hutan&mendirikan gedung-"tinggi
tampaknya jawban dari otak itu hanya jawaban orang-" idealis
tapi sebenarnya merekalah keparat-" yang harus kita bantai bersama-"
bos-" berdasi yang hanya tinggal perintah untuk mencemari udara dengan asap hitam pabrik, mencemari air dengan limbah kimianya, dan merusak unsur tanah dengan merusak hutan
setelah semua rusak mereka bakal lepas tangan dan saling tuduh
siapa ya yang merusak alam kita...
yang ada keparat-" itu hanya menikmati untung semata tanpa memikirkan nasib orang-" terkapar yang kena dampaknya...
aku malu sebagi seorang calon toga
malu apabila aku berlaku seperti keparat-" itu...
tapi yang aku bingung keparat-" itu malah tenang-" aja seakan-akan bisa mengandalkan kemampuan alam yang bisa baik dengan sendirinya...
bila bencana sudah terjadi dimana-mana baru orang merasa khawatir dan menudingkan tangan tanpa jelas siapa yang harus disalahkan...
hai orang-" berdasi yang terhomat dimana tanggung jawabmu?
dimana jamjimu?
dimana rasamu melihat masa depan kami yang telah kau hancurkan begitu saja?
bagi teman-"ku yang ada di Sidoarjo aku hanya bisa meluapkan kemaranmu pada tulisanku ini...
aku merindukan masa kecilku dengan kampung hlamanku yang hilang terendam lumpur lapindo...
ada yang tahu
apa guna secuil roti kecil
bagi mereka yang terkapar di jalan
kelaparan????
ada yang tahu
gimana rasanya perut cacingan itu ????
ada yang tahu
gimana rasanya tinggal di balik jembatan layang???
ada yang tahu tidak
gimana rasanya menyembunyikan keluh kesah hati ini???
ada yang ngerti
gimana rasanya dianggap hilang oleh orang lain???
ah kalian ini kan berasal dari
ningrat-ningrat keparat
yang selalu dinina bobokan oleh
harta,ambisi,dan keserakan
hahahaha...
aku malu melihat diriku dan dirimu...
aku bangga padamu ...
sahabat-sahabat jalanku...
waktunya aku tuk belajar susahnya hidup...

